Sejarah Hermeneutika

November 22, 2008 at 5:31 am (Kajian Sejarah Hermeneutika, Kuliah Bersama Abul Hadi WM)

‎Pendahuluan
Kata-kata hermeneutika atau hermeneutics dalam bahasa Inggris dipindahkan dari kata-kata ‎Yunani hermeneutice. Orang pertama yang memperkenalkan istilah ini ialah Homeros, pengarang epos ‎terkenal Iliad yang hidup sekitar abad ke-6 SM. Selang satu abad kemudian kata-kata itu digunakan ‎oleh Plato dalam karangan-karangan filsafatnya. Setelah itu perkataan yang sama muncul dalam ‎karangan-karangan Aristoteles dan para filosof madzab Stoa. Karena uraian mereka tentang ‎pentingnya hermeneutika dalam perbincangan filsafat cukup luas dan rinci, mereka lantas dipandang ‎sebagai peletak dasar hermeneutika dalam tradisi kecendikiawanan Barat. Pada abad ke-20, tokoh ‎yang dengan tegas merujukkan pengertian hermeneutika seperti dimaksud Homeros dan Plato ialah ‎Martin Heidegger.‎ Read the rest of this entry »

Advertisements

Permalink Leave a Comment

HERMENEUTIKA DAN SASTRA

November 22, 2008 at 5:19 am (Kajian Hermeneutika, Kuliah Bersama Abul Hadi WM)

 Pendahuluan

            Setelah lebih kurang tiga setengah dasawarsa kebangkitannya kembali, kini hermeneutika kian memperlihatkan relevansi dan daya tariknya yang semula tersembunyi. Wacana yang semula hanya menjadi perbincangan ramai di kalangan ahli-ahli filsafat di Eropa Daratan, kini beralih menjadi bahan perbincangan ramai pula dalam disiplin ilmu sosial dan humaniora termasuk ilmu sastra. Maraknya penerbitan buku tentang tokoh-tokohnya dan pemikiran mereka, kian melimpahnya esai serta karangan ilmiah dalam jurnal-jurnal filsafat dan ilmiah terkemuka,  sebagaimana kian banyaknya tesis dan disertasi ditulis menggunakan asas-asas hermeneutika,  adalah bukti luasnya sambutan yang diberikan terhadap hermeneutika. Read the rest of this entry »

Permalink Leave a Comment